Blocktech Membawa Indonesia ke Tahap Global Untuk Blockchain & Cryptocurrencies

0
122
blocktech

BeritaKawasan.com – Pada hari Senin, 30/10/2017, Blocktech.co.id perusahaan teknologi Blockchain terkemuka di Indonesia akan menjadi tuan rumah acara ICO Internasional pertama di Indonesia, yang menampilkan para pembicara dari NYC. Eropa, China dan Singapura.

Blocktech.co.id juga akan meluncurkan Sebastian Quinn Watson sebagai mitra strategis. Bergabung dengan mitra saat ini dari Indonesia, Australia, Kanada dan Korea. Dengan tim pengalaman dan infrastruktur yang tak tertandingi, Blocktech.co.id bertujuan untuk membantu industri Blockchain and Cryptocunency Indonesia mencapai standar global. Sebastian Quinn Watson adalah partner di Blockchain Global dan memimpin penasihat CO. Dia telah mendukung dan memberi saran tentang sejumlah ICO yang sukses dan terkemuka di pasar.

blocktech Blockchain

Dalam sistem keuangan, untuk menjamin tidak ada uang yang hilang, maka semua transaksi perpindahan uang dicatat dalam sebuah buku besar (general ledger). Setiap institusi keuangan pasti memiliki buku besar yang akan memastikan bahwa jumlah uang keluar masuk tercatat dengan benar. Dalam platform pembayaran digital, seperti paypal, yang melibatkan sejumlah institusi keuangan berbeda, maka sang perantaralah yang bertanggungjawab untuk mencatat setiap transaksi yang dilewatkan. Dengan sistem ini, maka hanya ada ‘satu’ buku besar yang dikelola oleh penyedia platform, sebagai rujukan tunggal oleh pihak-pihak yang bertransaksi. Hal ini selain menjadi kekuatan, juga menjadi ‘single point of failure’, semua transaksi yang terjadi, harus diumumkan untuk diverifikasi oleh seluruh komputer pemegang buku besar itu sebelum dinyatakan sah. Transaksi yang sudah diverifikasi, diletakkan dalam blok-blok terenkripsi, yang ‘dirantai’ secara permanen dengan blok transaksi sebelum dan sesudahnya. Itu kenapa platform ini disebut dengan Blockchain.

blocktech

Steven-Suhadi-blocktech
Steven Suhadi ( CO Founder )

Steven Suhadi, CO Founder Blocktech.co.id mengatakan, “Dengan sistem pencatatan transaksi yang demikian, terdistribusi dan terikat dalam rantai blok yang terenkripsi, membuat platform ini sangat aman. Dibutuhkan kemampuan yang luar biasa, untuk bisa meretas sistem ini. Hambatan pertama ada pada blok transaksi yang terenkripsi. Untuk bisa meretas satu transaksi, berarti harus juga meretas blok transaksi sebelum dan sesudahnya. Itu artinya sama saja dia harus bisa meretas seluruh blok transaksi yang pernah tercatat, karena semuanya terkait satu dengan lainnya. Platform blockchain ini memberikan tingkat keamanan yang luar biasa tinggi hingga ke level hampir mustahil diretas. Tapi disisi lain, semakin banyak transaksi yang terjadi, akan membutuhkan kemamuan dan sumberdaya komputasi yang semakin besar pula,” ujar Steven.

Steven menambahkan, “Pengelolaan kontrak-kontrak legal contohnya, sangat mungkin nantinya di kelola secara elektronik dengan platform ini, untuk mengurangi fungsi notariat. Identifikasi digital juga sangat mungkin dikelola secara aman dengan platform blockchain ini. Dan jika dikombinasikan dengan machine learning/artificial intelligence tentu platform ini akan menjadi sebuah revolusi yang sangat dahsyat bagi kehidupan digital kita ini. Untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi www.blocktech.co.id, pangkas Steven.

LEAVE A REPLY