Handicraft Jogja Dari Material Alam

0
437
Palem Craft

BeritaKawasan.com – Barang-barang yang memanfaatkan material dari bahan alam memang sedang marak, terutama untuk aksesoris rumah. Salah satunya adalah produk-produk dari Palem Craft dengan memproduksi handicraft untuk home interior decoration. Produk utama dari Palem Craft sendiri seperti lampu, vas/terracotta, candle holder dan masih banyak jenis yang lain.

Handicraft dari Yogyakarta ini lebih banyak menggunakan material natural asli Indonesia, seperti bambu, biji mahoni, kerang, ranting limbah, batu apung, rotan, pelepah pisang, ataupun daun pisang. Material utama pada produk utama yaitu lampu bisa berupa rangka besi, sedangkan terracotta/ tanah liat untuk vas, guci dan sejenisnya bahkan MDF juga dapat digunakan pada bingkai cermin atau frame foto. Kemudian material utama dicover dengan bahan-bahan alam tadi, yaitu bambu, biji mahoni, kerang dan lainnya.

Proses pada lampu dengan menyiapkan media (rangka besi) tempel dengan plastik mika yang telah diolesi lem dan pasang kain kasa sebagai media penempelan, selanjutnya bahan natural dioleskan lem dan disusun satu persatu sehingga menjadi motif yang diinginkan. Perawatan khusus hanya dibersihkan dengan kemoceng atau kuas kering. Permukaan yang mengandung kayu/ MDF bisa di lap dengan pembersih kayu.

Sejak tahun 2003. Palem Craft Jogja adalah produser dan perusahaan eksportir dengan produk utama aksesoris interior dan handicraft. “Pada Palem Craft Jogja, kami mengembangkan produk dengan desain dalam workshop kami, tenaga kerja yang terampil dengan teknik penganyaman, penempelan dan finishing.” Jelas Deddy Effendy, Owner dari Palem Craft Jogja.

Produk yang dibuat diproduksi di gudang sendiri dan bekerja sama dengan pengrajin Jogja dan sekitarnya. Untuk memastikan produk yang dihasilkan baik, tim perusahaan mempunyai tenaga quality control yang secara ketat mengontrol proses produksi. Sampai pada akhirnya, semua produk ini dijual secara kontainer dan gabungan.

“Kami selalu mengikuti trend dan mengembangkan desain sendiri yang ada dan mengkombinasikan dengan ciri khas yang menjadi kekuatan kami yaitu bahan natural.” Tambah pak Deddy.

Barang yang hampir 90 % handmade ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi hanya dengan memanfaatkan bahan alam. Melalui beberapa tenaga terampil dan pengrajin, Palem Craft Jogja menggunakan mesin hanya sebagai pendukung untuk memotong biji Mahoni. Variasi harga dimulai dari yang paling murah sekitar Rp. 150.000 (table lamp ) hingga Rp. 750.000 (stand lamp), serta produk yang paling mahal mencapai belasan juta (lampu tembaga), tergantung material dan besar produk .

Beberapa pameran pun pernah diikuti oleh Palem Craft Jogja ini dengan tujuan memperkenalkan ragam produknya pada masyarakat. Diantaranya pameran lokal seperti IFFINA dan INACRAFT yang hampir diadakan setiap tahunnya di Jakarta, hingga pameran Internasional seperti Ambiente Frankfrut German hingga yang terbaru Gift Text Jepang pada tahun 2014 ini.

Dengan showroom yang hanya berada di daerah Yogyakarta, Palem Craft Jogja ini memberikan kesempatan pada beberapa konsumennya di pameran tersebut. Bahkan, 90% ekspor dilakukan oleh Palem Craft di beberapa negara seperti USA, Jepang, Dubai, Belanda, Swedia, Lebanon,Djibouti, Prancis, Spanyol, Swedia, Mesir, Australia, India, Tahiti, Kep. Guam, Portugal, German.

Banyak prestasi yang sudah diraih dari beberapa lomba desain produk yang diikuti, salah satunya adalah Design Terbaik untuk Craft “ Bale Mangu Award “2010, Jogjakarta –Indonesia dan Design Terbaik 2, katagory Ceramic, Inacraft 2011.

Respon pasar dalam hal ini masih cukup baik. Untuk itu, inovasi yang akan dilakukan berkaitan dalam hal pengembangan desain-desain baru dan mencari alternatif material baru yang bisa dikembangkan.

Baca Juga Artikel ini :

  1. Pembudidayaan Tegel Keramik Melalui Seni Poteg
  2. Bisnis yang Diawali Kebutuhan
  3. Hobi Menarik Dari Replika Makanan

LEAVE A REPLY