Indosat Ooredoo Fokuskan Strategi Dukung Pertumbuhan Ekonomi Digital 2020

0
106
Indosat-ooredoo
Foto by : Finroll.com

BeritaKawasan.com – Disepanjang tahun 2017 diisi dengan berbagai momentum pemberi sentiment positif bagi ekonomi Indonesia. Membaiknya peringkat layak investasi, penguatan IHSG, respon positif akan tax amnesty, menggeliatnyausaha digital dan telekomunikasi sampai harga komoditas unggulan Indonesia yang terlihat semakin pulih. Beberapa hal tersebut meningkatkan optimisme Indonesia untuk menatap ekonomi di 2018. Asumsi pertumbuhan ekonomi dicanangkan di angka 5,4%. Memang menantang tetapi banyak pihak melihat angka ini feasible tercapai.

Dari beberapa potensi ekonomi yang ada, salah satu yang menonjol adalah ekonomi digital. Pada Agustus 2017, peta perjalanan e-commerce dikeluarkan melalui Paket Kebijakan Ekonomi XIV. Potensi Inilah yang mendorong Indosat Ooredoo bekerja sama dengan TEMPO menyelenggarakan Digital Economic Briefing dengan tema  “Mendorong Pertumbuhan Eksponensial Ekonomi Digital di 2018”. Penyelenggaraan Indosat Ooredoo Tempo Economic Digital Briefing ini merupakan bagian dari komitmen Indosat Ooredoo pada ulang tahunnya yang ke -50, untuk terus mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat ekonomi digital Indonrsia.

Adanya target Visi 2020 yang tinggi bagi pertumbuhan ekonomi digital, 1000 Startup dengan valuasi bisnis 10 miliar dolar AS, pertumbuhan 50 e-commerce per tahun dan nilai transaksi 130 miliar dolar AS. Target ini memerlukan effort yang lebih di tahun 2018 dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak hanya pada e-commerce tetapi juga aplikasi dan mode digital lainya seperti jasa keuangan dan game.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi mengatakan, “ kami bangga bisa mendukung dan menjadi bagian dari visi ekonomi digital Indonesia 2020. Kami terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi digital serta berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas  jaringan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Kami juga mendorong upara pemerataan akses digital dan menjembatani literasi digital ke berbagai wilayah di Indonesia. Komitmen kami mendukung program yang sudah dilakukan oleh pemerintah seperti USO, Palapa Ring dan kebijakan percepatan Ekonomi Paket 14 untuk digital ekonomi.

Usaha untuk mencapai visi 2020 dan juga target di tahun2018 dibahas dalam dua sesi Digital Economic Briefing 2017 yang berlangsung hari ini. Dalam dua sesi Digital Economic Briefing 2017 kali ini, tema yang diangkat adalah “ Kondisi Existing Ekonomi Digital vs Visi 2020 dan Rencana Aksi Serta Skema Kolaborasi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekspoensial Ekonomi Digital 2018” dan “ Pengalaman Para Pemimpin dan Pebisnis Selama Membangun dan Memimpin Perusahaanya: Problematika, Cara Menghadapinya, dan Tantangan di Era Digital”.

Dalam menuju visi 2020, perlu dilihat dan diketahui rencana aksi yang lebih dari pemerintah supaya pertumbuhan eksponensial bisa dimulai di tahun 2018. Dibahas juga peluang dan tantangan ekonomi digital di tahun 2018 dengan mengacu pada kondisi terakhir 2017 dari sisi pemerintah dan pengusaha. Serta peluang untuk kolaborasi dari pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi untuk saling melengkapi demi mensukseskan pertumbuhan eksponensial ekonomi digital.

Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo mengatakan forum ini dirancang dalam rangka ulang tahun ke-50 Indosat Ooredoo. “ Usia ke 50 adalah angka yang penting yang menggambarkan perjalanan perusahaan kami menjadi perusahaan digital terdepan di Indonesia. Kami sadar, peran kami untuk mendukung program pemerintah yang akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi dimasa yang akan datang ini”. Deva menambahkan bahwa “menyambut baik dukungan pemerintah terhadap langkah Indosat Ooredoo untuk kegiatan ini dan berharap dapat terus bekerjasama untuk mewujudkan visi ekonomi digital pemerintah 2020”.

Sumber : Finroll.com

LEAVE A REPLY