Inilah Penyebab Puasa Menjadi Batal

0
273
pendidikan-agama
Foto by : ISTIMEWA

BeritaKawasan.com – Puasa menurut Islam lebih universal, dan bukan hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum, namun juga menahan diri dari semua hal yang dilarang oleh Allah, seperti contoh bertahan dari godaan maksiat dan menjauhi perbuatan keji, juga menjauhi perbuatan yang tidak terpuji lahir dan batin.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dari Allah. Setiap waktu luang yang ada selama menjalankan puasa, dapat diisi dengan pertaubatan atas dosa dan kesalahan yang telah diperbuat, banyak berdoa dan berzikir juga bersedekah kepada fakir miskin, dan aktif dalam kegiatan keagamaan.

Puasa di bulan Ramadhan, merupakan bulan untuk perenungan dan intropeksi mengenai perilaku diri, dan sekaligus mengakui kelebihan dari orang lain. Oleh karena sedang berpuasa, maka mulut akan terjaga dari kata-kata kotor, caci maki, mengumbar aib orang dan berusaha untuk tidak menyakiti perasaan orang lain.

Umat Islam diwajibkan menjalani puasa (Q.S.Al-Baqarah:183) dengan penuh kesadaran dan ketulusan. Syarat paling penting dalam berpuasa adalah Niat. Tanpa niat semua hal yang kita lakukan takkan berarti. Miat puasa ini harus dilakukan dalam hati, karena percuma saja, jika kita berniat puasa tetapi hati kita koaong. Maka dari itu, selain diucapkan dengan kata-kata, kita harus berniat dalam lubuk hati yang paling dalam.

Sementara, puasa sendiri merupakan suatu proses menjadi orang yang lebih bertakwa kepada Allah. Maka dari itu, tidaklah benar bila kesempatan berpuasa sekali dalam setahun harus lewat begitu saja, karena kesempatan di bulan ini sangat baik untuk memperkaya diri dengan mencari pahala sebanyak-banyaknya.

Hal-hal yang membatalkan puasa bukan hanya sekadar makan dan minum sebelum tiba azan maghrib. Pada sisi lain, bergunjing dan marah, tidak tergolong kegiatan yang membatalkan puasa, hanya saja menghilangkan esensi  dan mengurangi pahala puasa.

Lalu, apa saja perbuatan yang kita lakukan menjadi puasa tidak sah? Berikut adalah hal yang dapat membatalkan puasa :

  1. Haid bagi wanita. Diriwayatkan oleh Aisyah, haid membatalkan puasa, dan wanita yang masih mampu, wajib menggantinya. “Kami (kaum perempuan) diperintahkan mengganti puasa yang ditinggalkan, tetapi tidak diperintahkan untuk mengganti shalat yang ditinggalkan”. (H.R. Muslim)
  2. Muntah dengan sengaja. Sebaliknya, jika kita muntah karena sakit atau tidak disengaja, puasanya masih sah. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang tidak sengaja muntah, ia tidak diwajibkan mengganti puasanya, dan barang siapa yang sengaja muntah maka ia wajib mengganti puasa”.
  3. Murtad atau keluar dari agama Islam. Puasa Ramadhan adalah kewajiban umat Islam, sehingga ketika ia mengingkari Allah sebagai Tuhan Yang Maha Satu, atau tidak lagi menganut Islam, kewajban itu terhapus dan puasanya tidak sah.
  4. Makan dan minum, atau memasukkan sesuatu ke dalam lubang tubuh dengan sengaja. Terkecuali terjadi pada mereka yang tidak sengaja makan dan minum. Diriwayatkan, “Barangsiapa lupa berpuasa, kemudian ia makan dan minum,  hendaklah ia menyempurnakan puasa, karena sesungguhnya Allah yang memberikan makan dan minum  tersebut”. (H.R. Bukhari).
  5. Melakukan hubungan badan secara sengaja. Yang tergolong dalam hubungan badan adalah, masuknya alat kelamin pria dengan wanita dalam keadaaan sengaja atau sadar.
  6. Keluarnya air mani karena adanya sentuhan. Dalam hal ini, baik yang melakukan masturbasi hingga keluar atau menggunakan tangan/bagian tubuh istri, sama-sama batal berpuasa. Sementara, jika seseorang mimpi basah, maka tidak dikategorikan batal puasa.

LEAVE A REPLY