Inilah Penyebab Utama Anak Berperilaku Kasar

0
129
PRILAKU-KASAR
Foto by : Istimewa

BeritaKawasan.com  – Tidak ada hal yang lebih menjengkelkan ketika melihat seorang anak bersikap perilaku kasar terhadap temannya atau orang lain. Kekasaran adalah ketika seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu yang tidak semestinya dan tidak menyenangkan bagi orang lain, sehingga enggan berada di dekatnya.

Bersikap perilaku kasar adalah suatu tindakan yang tidak pantas, memalukan, dan menjengkelkan. Kita perlu belajar mengatasi hal ini, karena semakin hari semakin banyak contoh bagaimana seseorang bersikap dan bertindak kasar dalam merespon sesuatu. Dan itu bukanlah contoh yang baik untuk dilihat oleh anak-anak kita.

Disinilah peran orangtua untuk mengarahkan perilaku anak agar agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Orangtua harus bisa memberikan kendali terhadap ekspresi emosi anak, dan menuntunnya ke arah yang positif dan bermanfaat.

Sebenarnya ada dua hal yang menjadi alasan utama mengapa seorang anak bertindak perilaku kasar.

  1. Ketidaktahuan

Ketidaktahuan dapat menyebabkan seorang anak bertindak perilaku kasar, karena mereka tidak tahu bagaimana cara merespon suatu situasi dengan baik. Emosi negatif cepat sekali menguasai hati dan pikirannya, sehingga respon kasar dalam bentuk perilaku dan ucapan bergerak cepat untuk dimunculkan. Ketidaktahuan disini bisa juga dapat diartikan kurangnya pemahaman dalam berperilaku baik.

  1. Bersikap Egois

Kita hidup di dunia yang mencintai “diri sendiri”. Budaya di sekeliling kita mengajarkan kita untuk berfokus pada penampilan, perasaan, dan keinginan pribadi sebagai prioritas utamanya. Tujuannya adalah mencapai kebahagiaan setinggi mungkin, namun pola ini sangat berbahaya dalam hubungan berelasi satu sama lainnya.

Sayangnya pemahaman ini sudah tertanam dalam diri manusia sejak dia lahir. Anda bisa melihat bagaimana seorang anak berperilaku egois dalam kepolosannya, tetapi pada orang yang dewasa sikap egois sering muncul sebagai sikap yang menyakiti.

Mengapa kita memiliki standar yang begitu rendah untuk diri sendiri, tetapi pengharapan yang tinggi terhadap orang lain? Dan jawaban untuk hal ini, bagaikan pil pahit yang harus ditelan. Karena kita mementingkan diri sendiri. Lalu bagaimana cara mengatasi anak yang bersikap kasar?

Kedua hal tersebut bukanlah sesuatu yang baik. Seorang anak lahir tanpa mengetahui etika yang baik, mereka perlu belajar dan berlatih untuk bersikap baik secara terus menerus.

LEAVE A REPLY