Dzikiran-Malam-Jumat
Ketua RT.001/06 - Bedahan

BeritaKawasan.com – Setiap warga tentu sangat memimpikan pemimpin yang ideal dapat hadir di lingkungannya. Ketua RT yang ideal berprinsip melihat kehidupan ini sebagai misi, bukan karir. Ukuran keberhasilannya adalah bagaimana dia bisa menolong dan melayani orang lain. Inti kepemimpinan yang berprinsip adalah kesediaan memikul beban orang lain. Ketua RT yang ideal tak mau memikul beban orang lain akan mengalami kegagalan. Tak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual, ketua RT yang ideal harus mau menerima tanggungjawab moral, pelayanan dan sumbangsih. Dirinya sudah menjadi wakaf bagi seluruh warganya.

Salahsatu sosok ketua RT yang ideal yang dipilih langsung oleh warganya, yaitu pak Sutimin, Ketua RT 001 RW 06 Bedahan Depok – Jawa Barat. Menurut pak Taufik, salahsatu warga RT 001/06 Bedahan – Depok setempat, seluruh warga memilih beliau karena beliau adalah sosok ketua RT  yang merangkul seluruh warganya dan juga ikut andil turun langsung menyambangi seluruh warganya, tutur Taufik salahsatu warga RT.001/06 Bedahan Depok.

Taufik menambahkan, “Ketua RT kita bisa menjadi panutan untuk seluruh warganya, karena beliau banyak melakukan perubahan bagus dilingkungan. Selain itu sosok ketua RT kita ikut andil dalam berdirinya salahsatu majelis taklim di musholah dilingkungan kita seperti mengadakan pengajian rutin setiap malam jumat agar lingkungannya menjadi rukun, agamais, danjuga kami harap dapat melakukan perubahan yang berkesinambungan bagi kehidupan masyarakat kita. Aamiin,” tambah Taufik.

Pak Sutimin, Ketua RT 001/06 Bedahan-Depok tersebut mengatakan, ”Saya ingin memberikan perubahan dalam lingkungan, untuk mensejahterakan warga danjuga ingin memciptakan ketentraman warga saya hidup rukun tinggal di RT001/06 ini, ujar pak Sutimin kepada BeritaKawasan.com.

Insya Allah dalam waktu dekat ini, kita akan membangun sarana olahraga lapangan bulu tangkis untuk digunakan seluruh warga yang hobby bermain olahraga bulu tangkis, pungkas pak Sutimin diakhir wawancara.

LEAVE A REPLY