Philips City Touch Sudah Eksis di Jakarta

0
281

photo-01Philips Lighting (Euronext Amsterdam ticker: LIGHT), pemimpin global di bidang pencahayaan, hari ini mengumumkan pembaruan penerangan jalan umum di Jakarta. Philips City Touch merupakan proyek penting dalam rangka menjadikan kota Jakarta menjadi kota pintar.

Kerja sama Philips Indonesia dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melaksanakan pemasangan lampu penerangan jalan dengan teknologi Philips City Touch bisa menghemat biaya energi hampir 50 persen. Sistem penerangan jalan umum (PJU) yang dilakukan Philips bisa dikoneksikan pada sistem Jakarta Smart City guna membantu efisiensi perawatan dan penggunaan energi.

Adapun progres pengerjaannya telah memasang kurang lebih 90 ribu titik lampu jalan LED hemat energy dalam tujuh bulan terakhir. Sekitar 430 titik lampu diinstalasi setiap harinya di berbagai jalan Ibu Kota. Hal ini menjadikan proyek ini sebagai proyek retrofit dan manajemen penerangan jalan jarak jauh tercepat di dunia.

“Beberapa tahun terakhir ini, kami fokus pada peningkatan layanan masyarakat termasuk juga penerangan jalan umum. Tujuan kami adalah menjadikan Jakarta sebuah kota pintar di mana semuanya terkoneksi, sehingga memungkinkan warga hidup lebih aman dan nyaman di kota yang cantik, baik di siang maupun malam hari. Di saat bersamaan, kami yakin bahwa pencahayaan terkoneksi ini akan membantu kami mengurangi biaya listrik dan meningkatkan layanan masyarakat,” ujar Dian Ekowati, Kepala Dinas Kominfo dan Kehumasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, koneksi antara Philips City Touch dan Jakarta Smart City juga bisa memberikan informasi mengenai kondisi umur pemakaian lampu yang dapat dimonitor sehingga lampu bisa diganti sebelum benar-benar mati.

Hanya dua persen dari 300 juta penerangan jalan umum di dunia yang terkoneksi seperti ini. Pemikiran yang maju untuk menjadikan Jakarta kota pintar (smart city) akan menjadi pemacu di Asia Tenggara.

“Sejak diluncurkan pada tahun 2012, sistem penerangan jalan Philips CityTouch telah diimplementasikan pada lebih dari 700 proyek di 35 negara. Pemerintahan di seluruh dunia memprioritaskan penurunan penggunaan karbon dengan meningkatkan penerangan jalan umum melalui penggunaan pencahayaan terkoneksi hemat energi kami. Sistem ini dapat dipasang dengan cepat karena memiliki kemampuan jaringan nirkabel terintegrasi dan mampu memangkas waktu pemeliharaan karena setiap titik lampu dapat melaporkan status dan performanya masing-masing,” ujar Chandra Vaidyanathan, Presiden Direktur PT Philips Indonesia.

LEAVE A REPLY