Teknologi Twin Cooling Plus Membuat Lemari Es Lebih Sejuk

0
146
Teknologi Tein Cooling Plus

BeritaKawasan.com – Di mulai dari wadah es primitif masa lampau sampai hadirnya lemari es modern saat ini, teknologi yang kami gunakan untuk menyimpan makanan agar tetap dingin telah berkembang. Namun, walau metode tersebut telah berubah selama bertahun-tahun, prinsip dasar dari pendinginan tetap sama selama berabad-abad dan kami selalu menggunakan bahan pendingin dan beberapa bentuk penyekatan.

Sistem pendinginan awalnya menggunakan es sebagai bahan pendingin, sekarang kami menggunakan pendingin kimia. Refrigerant/pendingin bekerja dengan bergerak melalui siklus pendinginan yang berubah dari gas ke cair dan kembali lagi. Awal refrigerant memungkinkan risiko, tetapi temperature pendingin R-134a dan R-600a yang digunakan saat ini adalah non-korosif, tidak beracun, berbiaya rendah, dan ramah lingkungan.

Sistem penyekatan adalah elemen penting dari lemari es karena membuat udara hangat di luar dengan menembus suasana sejuk dari lemari es. Dahulu, sistem penyekatan tersebut hanya wadah es itu sendiri, atau dinding batu dari rumah es kuno. Sekarang, jenis penyekatan yang lebih canggih telah digunakan, dimana busa urethane dan VIP (Vacuum Insulation Panel) menjaga suhu lemari es.

Pada dasarnya, lemari es terdiri dari empat bagian utama yang bersama-sama bekerja dengan keajaiban mereka untuk menghasilkan pendinginan.

Samsung menciptakan kembali lemari es dengan mengembangkan teknologi Twin Cooling PlusTM yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1995. Samsung Twin Cooling PlusTM meningkatkan kenyamanan dan inovasi melalui kehadiran dua evaporator-nya yang mengatur lemari es dan freezer secara terpisah untuk meminimalkan fluktuasi suhu. Hal ini memungkinkan untuk mengontrol kelembaban dan suhu optimal karena kelembaban di dalam lemari es bisa tetap terpisah dari freezer. Kelembaban yang lebih tinggi hingga 70% mempertahankan makanan lebih lama jadi ini adalah sebuah tambahan yang meminimalkan pemborosan makanan.

Selain itu, dalam sistem konvensional – dengan evaporator tunggal, bau dari lemari es dapat terserap ke dalam makanan yang berada di freezer karena udara dari dua kompartemen yang saling berhubungan. Namun, lemari es Twin Cooling PlusTM, mencegah bau tercampur kemudian mencemari es di freezer, karena sistem Twin Cooling mencegah transisi udara antara dua kompartemen.

Fleksibilitas lemari es adalah bonus lain yang pengguna dapat manfaatkan dengan Twin Cooling PlusTM. Lemari es ini menawarkan berbagai pilihan yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan lemari es mereka dengan cara yang paling sesuai dengan mereka. Mereka dapat mematikan bagian dari lemari es mereka untuk menghemat energi. Hal ini dilakukan melalui evaporator pendingin terpisah untuk lemari es dan freezer yang memungkinkan pengguna untuk memilih dari lima mode operasi: regular mode, energy saving mode, vacation mode, fridge max mode, dan mini fridge mode.

Dengan teknologi Twin Cooling PlusTM yang ada saat ini pada lemari es Samsung, berbagai produk yang tersedia telah berkembang untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen yang berbeda. Ada jenis side by side refrigerators, the bottom mount fridges dan top mount fridges – semua dengan fitur dan manfaat yang unik.

Lalu ada T-type refrigerator – yang pertama di dunia Samsung. Ini adalah satu-satunya lemari es dengan Triple Cooling dan dual kompresor di dunia. Setiap zona dapat dikontrol secara independen dan mempertahankan secara optimal tingkat kelembaban yang tinggi.

Lemari es telah hadir pada masa-masa awal dari kemunculannya yang kurang efisien dengan kemampuan terbatas. Saat ini Samsung memimpin untuk menghadirkan inovasi untuk lemari es. Sebagai hasilnya, lemari es tersebut akan menjadi lebih efisien, menawarkan penyekatan yang lebih baik, lebih banyak ruang dan akan lebih cerdas. Lemari es tidak lagi perlu dilupakan – lemari es dapat merangkul dan berinteraksi dengan cara baru.

Baca Juga Artikel ini :

  1. Persembahan Solusi Schneider Terbaru Untuk Segmen Residensial
  2. Debut Samsung Gear S3 dimulai di Korea Selatan
  3. Samsung Dinobatkan Sebagai ‘Community Care Company of the Year’ pada ajang ACES 2016 Awards

LEAVE A REPLY