Tips Aman Mengendarai Motor Trial Bagi Pemula

Motor trail bisa sangat menyenangkan dan memicu adrenalin. Untuk Anda yang ingin mencoba mengendarainya, kami akan rangkumkan kiat-kiat dari para ahli agar Anda bisa mencobanya dengan aman dan nyaman.

Menurut kroser senior Frans Tanujaya, touring bisa juga sekalian menikmati alam. Namun, naik trail akan berbeda karena langsung berada di alamnya. Misalnya, berada di puncak gunung dengan kondisi udara yang juga berbeda.

Mengendarai motor trail memang membutuhkan fisik yang lebih prima dan tahan banting, karena motor rentan jatuh serta sering terkena benturan. Namun begitu, mengendalikan motor jenis ini merupakan pengalaman yang mampu memicu adrenalin dan pastinya tak terlupakan.

Walau demikian, ada bebarapa hal penting yang harus diperhatikan saat mengendarai motor trial, terutama bagi mereka yang pemula atau baru berniat menjelajah dengan motor trail itu tersebut.

  1. Pilihlah motor yang pas buat anda

Frans menyebutkan pentingnya sepeda motor dalam hal ini. Setidaknya mereka yang mau menjajal alam dengan motor trail membiasakan diri dengan sepeda motor dual purpose.

“Sebaiknya, sudah pindah ke yang dual purpose. Jadi, buat sehari-hari bisa, buat offroad pun bisa. Sekarang ini kan sepeda motor juga secara harga sudah mulai sama. Pelevelannya sudah mulai sama.”

  1. Pakailah pengaman sebelum mengendarai motor trial

Urusan keselamatan jadi hal kedua yang penting. Pelindung dibutuhkan untuk bagian-bagian vital pada tubuh.

  1. Mengetahui tekhnik dasar motor trial

Untuk teknik dasar, seorang pengendara trail di alam bebas harus sudah punya pengetahuan, ditunjang juga dengan stamina.

  1. Masuk kedalam klub-klub motor trial

Bergabung dengan klub memudahkan kita untuk tahu teknik dasar berkendara dengan sepeda motor trail di alam bebas. Di situ akan diajarkan, attitude-nya seperti apa, survival seperti apa, tekniknya seperti apa.”

Adapun penguasaan lain dari mengendarai motor trail adalah mengenal karakter atau jenis lintasan, dan teknik menanganinya. Cara membuka gas saat jalan menanjak dan menurun juga saat menemui jalan yang bergelombang.

Komunitas-minoritas juga menuliskan kalau kemampuan pengendara harus lebih ditingkatkan dari biasanya. Kemampuan yang dimaksud adalah kecepatan membaca kontur lintasan, fokus arah pandangan mata, penguasaan kombinasi bukaan gas dan kopling, serta kemampuan tubuh untuk mengendalikan badan motor saat motor miring atau melibas tikungan ekstrem.

Tak bedanya dengan saat menunggangi motor sport, mengendarai motor trail juga harus dilengkapi dengan safety gear (sarana pengaman), seperti helm, decker (pelindung lutut), sepatu boot, serta sarung tangan khusus.

Baca Juga : Jual Motor RX King Murah Di Jakarta

 

LEAVE A REPLY